
Newtvkaori.com | DENPASAR – Ketua Umum Perkumpulan Olahraga Tarian Baris Indonesia (POTBI) Provinsi Bali, Ni Kadek Winie Kaori Intan Mahkota resmi melantik Pengurus Cabang (PC) POTBI Kabupaten Badung dan Karangasem untuk masa bakti 2025–2029. Pelantikan digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Rabu, 10 Desember 2025.
Dalam pelantikan tersebut, Winie Kaori mengukuhkan Anak Agung Istri Mahawati sebagai Ketua DPW POTBI Kabupaten Badung dan Ni Nyoman Wiwik Wirahati sebagai Ketua DPW POTBI Kabupaten Karangasem bersama seluruh jajaran pengurus.
Dengan bertambahnya dua kepengurusan baru ini, POTBI kini telah terbentuk di lima kabupaten/kota: Denpasar, Gianyar, Tabanan, Badung, dan Karangasem. Winie Kaori menegaskan bahwa perluasan organisasi ini menjadi pondasi penting untuk memperkuat kegiatan berskala internasional sesuai kalender event tahunan.
Ia menambahkan masih ada empat kabupaten yang belum membentuk pengurus, yakni Bangli, Buleleng, Klungkung, dan Jembrana.
“Kabupaten Bangli masih belum siap pengurus terbentuk dan juga Buleleng, Klungkung serta Jembrana. Itu menjadi PR kami untuk bisa tahun depan Astungkara bisa terbentuk,” ujarnya.
Ajak Masyarakat Lebih Aktif Bergerak
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Gathering POTBI seluruh Bali. Dalam kesempatan itu, Winie Kaori mengajak masyarakat rutin melakukan gerakan sederhana untuk kesehatan, terutama bagi perempuan usia 40 tahun ke atas.
“Jangan ragu lagi menggerakkan jari-jari tangan kita, karena setiap gerakan ini banyak saraf yang bisa terbantukan dan pertemuan seluruh jari ini memberikan kita untuk tidak pikun,” paparnya.
Ia menjelaskan berbagai manfaat gerakan ringan seperti sentuhan ibu jari dan telunjuk, tepukan bahu, hingga menjinjit kaki yang dinilai mampu membantu metabolisme tubuh dan menjaga kebugaran.
“Kegiatannya simpel banget, tapi memberi kita metabolisme yang bagus,” terangnya.
POTBI Dorong Semangat Bergerak Hadapi Fenomena Mager
POTBI yang baru berusia enam bulan ini terus mendorong budaya aktif di tengah masyarakat. Winie Kaori mengingatkan bahwa tingkat kebugaran anak sekolah di Indonesia masih rendah, hanya sekitar 60 persen.
“Itu artinya mereka mager alias malas gerak, jarang olahraga dan sibuk dengan gadget,” jelasnya.
Winie Kaori juga menegaskan kebutuhan olahraga minimal 30 menit sehari atau 150 menit per minggu sesuai standar WHO, terutama untuk generasi muda.
Dukungan dari KORMI Bali
Perwakilan KORMI Provinsi Bali, I Wayan Sudiarta, turut memberikan dukungan. Ia menegaskan pentingnya olahraga masyarakat dalam mewujudkan Indonesia Bugar 2045.
“Indonesia Bugar akan terwujud jika SDM-nya sehat dan bugar. Jadi, orang sehat belum tentu bugar, tapi orang bugar sudah pasti sehat,” ujarnya.
KORMI mencatat POTBI berpotensi menjadi inkorga termuda namun terbesar dalam waktu dekat.
Pengurus Badung dan Karangasem Sampaikan Terima Kasih
Ketua DPW POTBI Badung dan Karangasem kompak menyampaikan apresiasi kepada Winie Kaori selaku Ketum POTBI Bali. “Kedepan kita akan selalu bertemu dalam satu wadah POTBI,” ujar mereka.
Acara pelantikan turut dihadiri Kepala Dikpora Provinsi Bali, Kadis Dikpora Kabupaten/Kota se-Bali, Ketua INTI Kota Denpasar, perwakilan KORMI Bali, HIPPI Bali, serta peserta Gathering dan Jamming Tarian Baris POTBI. (red).



